Kucing tapi Anjing

 


Hai! Kamu mau baca satu cerita aneh dari ku? Ini aneh tapi memang begitu adanya. Mungkin ini hanya akan jadi cerita singkat, padat dan akan jelas ketika kamu paham tentang apa yang aku tulis tapi baiknya kamu tidak perlu memikirnya terlalu keras jika kamu tidak paham maka nikmati saja ceritanya.


Sebelumnya maaf kepada kamu yang suka kucing harus aku akui disini dari dulu aku seseorang yang kurang berkesan dengan kucing, selalu saja ada moment yang membuat aku tidak berkenan untuk merawat kucing, aku tidak membencinya hanya saja tidak berkenan untuk mengadopsi atau merawatnya.


Sampai suatu ketika aku memutuskan untuk mengadopsikan satu kucing yang belum lama di tinggal oleh pemiliknya entah dia yang meninggalkan pemiliknya. Saat pertama aku melihat kucing ini dia sedang riang bermain dengan kucing yang lain, aku terpikat oleh tingkahnya yang lucu dan menggemaskan itu, kadang dengan tatapannya itu pun mengisyaratkan seakan dia ingin aku merawatnya dan ya.. pada akhirnya aku memilih untuk merawatnya.


Aku merawatnya begitu tulus mencoba memfasilitasi sebaik mungkin dengan apa yang aku punya dan aku bisa. Sampai ada moment dimana aku menahan semua yang aku inginkan demi memfasilitasi apa yang dia mau, waktu selalunya aku prioritaskan untuk dia, entah itu untuk bermain atau hanya sekedar menghabiskan waktu bersamanya, aku rasa dengan usaha semaksimal itu bisa menunjukkan bahwa aku benar tulus merawatnya.


Setiap hari bersama ku dia selalu bersikap manja dan memperlihatkan wajahnya yang imut dan menggemaskan itu, kamu juga pasti tau bagaimana imutnya seekor kucing ketika bermain dengan tuannya seakan tidak ada yang lebih peduli terhadap dia selain tuannya.


Cukup lama aku merawatnya sampai suatu ketika kucing itu menyakiti ku dengan tingkah dan cakarannya, selama ini aku kira kucing ku itu sudah jinak namun ternyata belum sejinak itu pemikiran ku salah waktu itu dan aku memutuskan untuk melepasnya membebaskan dia melakukan apa pun yang dia inginkan mungkin saja aku bukan tuan yang baik baginya.


Kamu tau apa yang terjadi setelah aku melepaskannya? Dia bergabung dengan kucing yang lain dan mereog seakan mengatakan dia adalah kucing paling sedih tidak pernah aku merawatnya dengan baik, tidak memberinya asupan yang bergizi, tidak menuruti keinginannya. 

Sungguh menakjubkan bukan perubahan yang begitu luar biasa


Melihat kejadian yang seperti itu aku terkejut ternyata kucing yang aku rawat dengan hati masih bisa mereog sejahat dan semunafik itu, aku tidak pernah menyesal telah pernah merawatnya namun hal itu membuat aku malah kembali membenci seekor kucing, semua kucing aku sama ratakan ketika aku merawat mereka dengan hati maka balasannya akan seperti itu lagi.


Kini Kucing yang aku maksud sedang menjelma menjadi seekor Anjing yang sedang rajin menjilati tuannya. Kamu pasti bertanya bagaimana caranya seekor kucing bisa menjelma sebagai anjing, tenang itu hanya gambaran ku saja tentang seekor kucing yang pernah aku rawat itu. Aku tidak mengerti seberapa rendah harga dirinya sampai-sampai dia yang harus menghampiri tuannya yang baru.


Tapi ini semua bukan tentang Kucing maupun Anjing! :)



Komentar